Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

yes

Featured Slider Styles

[Boxedwidth]

Display Trending Posts

yes

Display Instagram Footer

No

Dark or Light Style

Belajar Jazz : Definisi Jazz Part I


Belajar Jazz : Definisi Jazz Part I
pict by : www.pixabay.com
Iyes, melek di pengetahuan musik juga perlu nih brader. Ada buaaanyak banget jenis musik di muka bumi, salah satu yang sering kita denger yaitu Jazz. Kali ini kita bakal bahas seluk beluk jazz, next time kita juga bahas tentang genre musik yang lain koq, so dunt worry lah wkwkwk. 

Apa yang brader n sistah bayangin begitu lihat kata "Jazz?". Beberapa ada yang langsung terbayang sama Tompi, Indra Lesmana, Raisa, Syaharani ato pun Java Jazz Fest. Kalo di saya sih inget nya sama kartun Tom n Jerry. lol.  Backsound di kartun klasik tersebut rata-rata make jazz semua lho. Sebetulnya dari sini juga saya mulai tertarik buat belajar tentang jazz pas kecil sih hohoho.

Cuss, saat pertanyaan "apa itu jazz" ditanyain ke salah satu musisi jazz dunia Louis Armstrong, jawabannya yang terkenal adalah "Kalau kamu bertanya, kamu ga akan pernah tahu." Apapun maksudnya, setidaknya jawaban si pak de Armstrong ini udah mengimplikasikan kalo jazz bisa dikenali, meski ga harus bisa dijelasin pake kata-kata. Emang bener sih, ga kayak musik lainnya, jazz cenderung menolak definisi. Bahkan kata "Jazz" ga terdefinisi. Lima atau enam bahasa mengklaimnya, tetapi sejauh ini belom ada yang dapat menemukan sumber linguistiknya secara meyakinkan. hmm hmm.

Belajar Jazz : Definisi Jazz Part I
pict by : www.pixabay.xom
Tercipta dari materi yang berasal dari sumber dan asal usul yang aaamat beragam, dari satu musik minoritas yang mula-mula berkembang sebagian besar di luar jangkauan tangan pasar, dan sebagian awal sejarahnya samar-samar karena lahir mendahului dokumentasi fonografis, jazz bersifat inklusif dan relatif bebas dari hambatan brader (terkadang bentuk musik lain dimasukkan ke dalam jazz hanya karena musik tersebut kaga termasuk pop dan klasik).

Pertimbangan definisi yang biasa digunakan : jazz disebut sebagai musik Afro-Amerika, berasal dari dan untuk orang kulit hitam; musik improvisasi; musik yang karakter-karakternya dibentuk oleh feel ritmik yang disebut swing;  dan musik yang dipengaruhi oleh blues. Tapi ras dan etnik tidaklah sejelas dan sesolid yang diungkapkan oleh mitologi amerika. Sepanjang sejarah jazz orang-orang dari berbagai ras dan etnik Meksiko, Kuba, penduduk asli Amerika, Haiti dan dari luar Amerika, beragam orang Eropa terlibat dalam proses penciptaannya. Membingungkannya lagi, sepanjang setengah abad terakhir, jazz tidak terlalu populer lagi di kalangan keturunan Afro-Amerika maupun sebagian besar orang Amerika.

Apakah jazz musik improvisasi? Banyak jazz yang hanya diimprovisasi sebagian brader, sementara nih beberapa yang lain sama sekali kaga diimprovisasi; dan bahkan jika sebagian besar diimprovisasi, toh banyak musik lain di dunia yang sedikit banyak melibatkan improvisasi. Blues? kehadiran beberapa elemen blues di sebagian besar musik jazz memang kaga bisa dipungkiri. Tapi apakah blues itu? Sejenis tangga nada? Bentuk harmonik? Bentuk puitis? Cara mengartikulasikan nada? Ungkapan-ungkapan verbal kayak yang digunain di lagu-lagu folk blues? Perasaan?. Salah satu dari definisi tersebut mungkin yang dimaksud dengan blues, karena pula kaga ada definisi yang disepakati bersama.

Belajar Jazz : Definisi Jazz Part I
pict by : www.pixabay.com
Atau yang dimaksud dengan blues itu mungkin bersifat rasial, metaforis, merujuk ke sikap, atau bahkan sejarah bersama. Blues mungkin merupakan ciri yang diperlukan, tetapi nih bukan satu-satunya aspek untuk mendifinisikan jazz. Kaga semua musisi jazz memainkan blues dengan baik brader, dan beberapa musisi, seperti pianis Bill Evans, sering berusaha menghindar memainkannya. Definisi apapun yang dimaksudkan oleh blues, banyak elemennya juga bisa ditemukan dalam musik lain, seperti country atau pop.

Jika blues sulit didefinisikan, swing lebih sulit lagi dimengerti dan menjalani terminologi paling metafisikal dalam jazz. Swing paling sering disebut sebagai cara merasakan ritme, sebagai sikap terhadap ritme yang digambarkan disinkopasi, atau lebih spesik lagi, sebagai aksentuasi off-beat, atau bermain dengan "swing eight notes" (delapan nada dimainkan dengan nilai dan panjang yang bervariasi). Tapi sinkopasi begitu umum karena cocok dengan sebagian besar, kalau tidak semua, musik dunia; aksentuasi off-beat, yaitu memberikan tekanan sesaat sebelum atau sesudah beat yang diharapkan atau memberi tekanan beat yang tak terduga, juga tidak semata-mata milik jazz; dan swing eight-note juga bisa ditemukan di semua jenis musik, termasuk pop, country dan klasik (contohnya "Happy Trails" atau "Music for 18 musicians" by Steve Reich).

Nah, dibawah saya kasih beberapa contoh yang guampang sangad biar brader cepet paham gimana beda antara note biasa sama swing eight notes:

Belajar Jazz : Definisi Jazz Part I
pict by : musicfans.musicstackexxhanges.com
Belajar Jazz : Definisi Jazz Part I
pict by : www.playjazznow.com
Gimana, udah mulai keliatan kan gimana bedanya?. Andai masih kurang juga, ini saya tambahin contoh dari lagu yang pasti brader sering denger "Twinkle-Twinkle", yang standar sama yang dikasih swing biar brader makin ngeh lagi :
Belajar Jazz : Definisi Jazz Part I
pict by : www.playjazz.com

Belajar Jazz : Definisi Jazz Part I
pict by : www.playjazz.com
Nah, ngeliat dari contoh-contoh di atas, sekarang udah ngerti kan. Next, Sekalipun ada masalah definisi, toh sebagian kecil orang sepakat mengenai definisi swing. Malah terminologi ini sering digunain untuk mengasingkan atau menghakimi ("dia kagak nge-swing"). Perlu diingat bahwa bahkan figur-figur terkenal sentral jazz seperti John Coltrane dan Duke Ellington sering kali bertanya-tanya akan perlunya swing.

Belajar Jazz : Definisi Jazz Part I
"John Coltrane" Pict by : www.billboard.com
Dalam upaya mendefinisikan jazz, beberapa penulis membuat daftar ciri-ciri (seperti vokalisasi nada, keunikan sound) atau penggunaan bentuk-bentuk tertentu (balada, blues, dan riteme-ritme Afro-Kuba). Namun lagi-lagi kaga pernah jelas apa peran ciri-ciri khas ini, atau apakah semua itu hanya merupakan bagian dari konfigurasi yang sulit buat dijelasin. Para penulis jazz awal mendefinisikan melalui perbandingan, dengan menekankan perbedaan antara musik klasik dan jazz agar definisi mereka kaga tumpang tindih dengan bentuk-bentuk musik non-klasikal lainnya. Tetapi, seiring dengan terungkapnya sejarah jazz, mereka mendapati bahwa mereka telah mkendefinisikan perkembangan jazz selanjutnya. Lalu apa lagi? secara tidak langsung, sebagian pihak puas dengan gagasan bahwa jazz adalah "Sebuah tradisi berasal dari dan terutama tradisi orang-orang Afro-Amerika, dan tradisi itu masih terus dibangun."

Definisi-definisi ini tampaknya masih bisa diberlakuin sampe seseorang bersikeras kalo, misal, Kenny G. adalah musisi jazz, dan perdebatan pun dimulai. Sebenarnya, Mr.G. adalah musisi akustik yang memainkan saksofon sopran, instrumen yang identik dengan Sidney Bechet dan John Coltrane, dua ikon sejarah jazz. Kenny memiliki sound yang khas, make swing eight-note, setidaknya memiliki sedikit "feeling" blues, muncul di tepian tradisi jazz (memulai karirnya dengan memainkan rythm and blues di orkestranya Barry White), memainkan balada, dan seterusnya.

Kuy lanjut ke :
Belajar Jazz : Definisi Jazz Part II

Belajar Jazz : Elemen - Elemen Jazz


Baca Juga :
Aspek Penting Sebelum Beli Gitar Listrik
QuickEdit

You Might Also Like

No comments

Post a Comment

[name=Peri Hardiansyah] [img=https://res.cloudinary.com/lifebrown/image/upload/c_scale,w_124/v1571153934/IMG_20180201_062319_bban7e.jpg] [description=Enjoy Reading. Semoga Bermanfaat.] (facebook=https://www.facebook.com/peri.hardiansyah.3557) (twitter=https://twitter.com/PeriHardian) (instagram=https://www.instagram.com/perihardiansyah/)