Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

yes

Featured Slider Styles

[Boxedwidth]

Display Trending Posts

yes

Display Instagram Footer

No

Dark or Light Style

Alasan Kenapa Badan Terasa Lemas Saat Bangun Pagi



Setelah bangun pagi seharusnya tubuh merasa lebih segar, mata dan pikiran pun jadi jernih serta semangat untuk menjalani aktivitas. Tapi tidak sedikit dari kita yang justru ngerasain lemas, lesu dan kalau bisa kembali lagi ke tempat tidur. 

Merasa itu terjadi pada ente setiap pagi? Tubuh lesu, mata sulit terbuka bahkan badan terasa pegal-pegal? Sebetulnya ada banyak faktor kenapa hal tersebut bisa terjadi, namun kali ini ane bakal ngasih faktor yang paling umum ae. Kuy kita simak 3 faktor penyebabnya.

1. Main Gadget Sebelum Tidur

Berdasarkan hasil penelitian di Universitas Harvard, orang yang membaca dengan iPad atau gadget yang serupa lebih sulit bangun tidur dengan tubuh yang segar ketimbang orang yang baca buku cetakan sebelum tidur lho bray. Perangkat elektronik seperti smartphone, laptop/lappy atau tablet memancarkan cahaya biru pada layar LEDnya. Cahaya biru tersebut menghalangi aktivitas melatonin, hormon yang mengontrol siklus tidur dan bangun seseorang.

Dijelaskan spesialis pengobatan masalah tidur Robert Rosenberg, D.O., ketika jumlah melatonin di dalam tubuh berkurang, kemungkinan Anda tidak bisa tidur nyenyak semalaman meskipun mata tertutup. Robert mengimbau untuk mematikan semua perangkat elektronik 90 menit sebelum tidur untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Pada intinya hentikan kebiasaan cek-cek gadget sebelum tidur bray, mulai dengan pola yang lebih baik, mulai dari menjauhkan gadget dari ranjang atau kasur ente sebelum tidur.  

2. Posisi Tidur Salah

Punggung dan pinggul ente sering sakit ketika bangun tidur? Kemungkinan karena kebiasaan tidur ente yang selalu miring ke sisi kiri yang sama sepanjang malam. Tidur menyamping kelamaan di sebelah kiri bisa membuat pinggul melengkung tanpa ente sadari.

Jangan tidur tengkurap bray, baiknya kita mulai meniru kebiasaan tidur Nabi Muhammad SAW, beliau tidur dengan posisi miring ke kanan. Nah, ternyata banyak manfaat dari tidur miring ke sebe;ah kanan lho bray, beberapa diantaranya ialah tidur dalam posisi ke kanan dapat mengistirahatkan otak kiri. Dengan tidur miring ke kanan,  dapat menghindarkan dari bahaya yang timbul seperti pengendapan pembekuan darah, lemak, asam sisa oksidasi, dan penyempitan pembuluh darah. Lalu, dapat mengurangi beban jantung. Dengan posisi miring ke kanan saat tidur dapat membuat darah terdistribusi secara merata dan terkonsentrasi ke tubuh bagian kanan, membuat aliran darah yang masuk dan keluar jantung lebih melambat sehingga denyut jantung lebih lambat dan tekanan darah akan menurun.

Selain itu, manfaatnya ialah dapat mengistirahatkan lambung. Dengan tidur miring ke kanan menyebabkan aliran chiem lancar sehingga cairan empedu meningkat. Hal ini dapat mencegah batu kantung empedu. Kemudian, dapat membantu meningkatkan waktu penyerapan gizi. Dengan posisi tidur miring ke kanan membuat perjalan makanan yang tercerna lebih lama, sehingga penyerapan sari makanan lebih optimal. Next, dapat merangsang buang air besar. Dengan tidur miring ke kanan akan membuat proses pengisian usus besar lebih cepat penuh sehingga merangsang gerak usus besar dan relaksasi dari otot anus. Ini akan merangsang untuk buang air besar, dengan kata lain mendorong pencernaan lebih lancar lah ya bray. 

Kemudian, tidur dengan posisi miring ke kanan dapat membantu mengistirahatkan kaki kiri. Dengan tidur miring ke kanan akan membantu pengosongan vena kaki kiri sehinnga rasa pegal lebih cepat hilang. Selanjutnya, dapat menjaga kesehatan paru-paru. Paru-paru kanan lebih besar daripada paru-paru kiri. Saat tidur miring ke kanan, jantung juga akan condong ke kanan. Hal ini tak masalah karena jantung akan menekan paru-paru kanan yang ukurannya lebih besar. Terus nih bray, dapat pula membantu menjaga saluran pernafasan. Dengan tidur miring ke kanan akan mencegah jatuhnya pangkal lidah yang dapat mengganggu saluran pernafasan. Untuk sekarang apa salahnya kita membiasakan dengan tidur miring ke kanan untuk memperoleh posisi tidur yang sehat.

3. Bantal Kurang Menopang

Bantal besar yang ringan dan empuk mungkin terlihat mewah dan nyaman untuk ditiduri. Tapi bantal yang terlalu empuk justru berpotensi menyebabkan sakit leher. Bantal empuk tidak bisa menopang kepala dan leher dengan baik, sehingga tulang belakang tak lagi sejajar. Nah, pilih bantal dengan tingkat empuk yang middle aja bray, jelas yang berlebihan kagak baik lho.
QuickEdit

You Might Also Like

No comments

Post a Comment

[name=Peri Hardiansyah] [img=https://res.cloudinary.com/lifebrown/image/upload/c_scale,w_124/v1571153934/IMG_20180201_062319_bban7e.jpg] [description=Enjoy Reading. Semoga Bermanfaat.] (facebook=https://www.facebook.com/peri.hardiansyah.3557) (twitter=https://twitter.com/PeriHardian) (instagram=https://www.instagram.com/perihardiansyah/)