Cara Menghitung Estimasi Biaya Renovasi Rumah


Kamu punya rencana untuk merenovasi rumah? Pastikan, kamu membuat rencana keuangan yang matang karena biaya renovasi rumah memerlukan budget yang cukup besar mengingat biaya tukang dan harga material terus mengalami kenaikan.

Supaya sesuai dengan budget, Kania akan membagikan enam cara menghitung biaya renovasi rumah sederhana. Diharapkan, perencanaan ini membuatmu dapat meminimalisir pembengkakan biaya dan memaksimalkan budget yang dimiliki. Yuk, ketahui cara menghitung biaya renovasi rumah di bawah ini:

Penghitungan Biaya Jasa Tukang

Terdapat dua metode pembayaran jasa tukang yang berlaku dan perlu diperhatikan saat menghitung biaya renovasi rumah, yakni pembayaran harian atau borongan. Terkait pembayaran ini, kamu bisa menyesuaikannya dengan skala proyek renovasi. Pembayaran harian lebih efisien jika renovasi hunian tergolong minor. Namun jika renovasi hunian tergolong besar, sebaiknya kamu memilih sistem borongan karena biaya renovasi rumah yang dikeluarkan sudah pasti dan kamu tak akan ditagih lagi meskipun proses pengerjaan molor diakibatkan oleh cuaca atau faktor lainnya. Namun perlu kamu ketahui, biaya renovasi rumah untuk jasa tukang ini belum termasuk biaya material.

Manfaatkan Material Bekas yang Layak Pakai

Untuk meminimalisir pengeluaran biaya renovasi rumah, kamu pun bisa memanfaatkan material bekas di rumah seperti kayu bekas yang layak pakai. Jika daun pintu, genteng ataupun kaca di hunianmu masih dalam kondisi bagus, tak ada salahnya untuk memanfaatkannya kembali untuk menghemat biaya renovasi rumah.

Kamu bisa memoles ulang material tersebut sehingga tampak baru dan sesuai dengan konsep hunian yang akan kamu usung. Sementara untuk dekorasi, kamu pun bisa menghemat biaya renovasi rumah lebih jauh dengan melakukan proyek renovasi menggunakan barang bekas.

Buat Skala Prioritas Renovasi Rumah

Mengikuti keinginan pribadi atau saran orang lain memang tak akan ada habisnya, malah dapat menambah biaya renovasi rumah yang kamu keluarkan. Oleh sebab itu, buatlah skala prioritas saat renovasi rumah, misalnya penambahan kamar tidur, reparasi atap rusak ataupun penggantian keramik. Dengan membuat skala prioritas dan menghindari godaan di tengah proses renovasi, biaya renovasi rumah yang kamu keluarkan akan lebih efisien.


Cermat Menghitung Biaya Renovasi Rumah

Saat menghitung biaya renovasi rumah, kamu diharuskan teliti menyusun semua komponen pekerjaan, mulai dari tahapan awal, penentuan material, hingga tahapan finishing dengan berdiskusi bersama tukang, kontraktor ataupun toko material terpercaya yang kamu pilih.

Lebih Praktis dengan Sistem Borongan Penuh

Jika biaya renovasi rumah di atas hanya berlaku untuk pembayaran jasa tukang, kamu pun mendapatkan opsi lain melalui sistem borongan penuh yang mencakup jasa tukang dan material. Untuk kamu yang ingin praktis dan memiliki budget tinggi, kamu bisa memilih opsi ini karena tak perlu repot memilih material bangunan yang bagus. Jika tertarik, pastikan kamu memilih penyedia sistem borongan penuh yang terpercaya, kredibel, bergaransi dan menawarkan aneka material berkualitas baik.

Utamakan Rencana Jangka Panjang

Penggunaan material berkualitas lebih disarankan karena bersifat jangka panjang. Untuk itu, saat membuat anggaran biaya renovasi rumah, pastikan kamu menentukan penggunaan material bangunan berkualitas baik karena meskipun harganya sedikit mahal, ketahanan rumah lebih terjamin.

Dalam menyusun biaya renovasi rumah, kamu bisa memprioritaskan material utama yang akan dibeli, mengingat keperluan sekunder seperti dekorasi bisa menyusul. Setelah kamu menentukan biaya renovasi rumah, pastikan kamu selalu fokus mengikuti rencana renovasi prioritas dan tidak tergiur dengan keinginan baru yang muncul sewaktu pengerjaan renovasi.

No comments