Perhatikan Hal - Hal Ini Sebelum Renovasi Rumah Sewa

Perhatikan Hal - Hal Ini Sebelum Renovasi Rumah Sewa

Memiliki rumah saat ini sudah menjadi impian hamppir setiap orang, tetapi pada kenyataannya masih banyak orang yang belum beruntung untuk bisa menetap di rumah sendiri. Rumah sewa atau kontrakan pun menjadi pilihan sebagai tempat tinggal sementara.

Sekalipun masih menyewa, kamu pasti ingin tetap merasa nyaman tinggal di rumah sewa selayaknya tinggal di rumah sendiri donk ya. Namun, tau gak sih menata rumah sewa tidaklah sebebas saat menata rumah sendiri. Tetap terdapat batasan sejauh mana kamu bisa melakukan perubahan pada kondisi interior maupun eksterior rumah tersebut.

Di samping itu, tidak semua rumah sewa bisa langsung ditempati dalam kondisi ideal, maka mau tidak mau perlu dilakukan sedikit perbaikan di beberapa titik. Suasana rumah sewa juga perlu dibangun senyaman mungkin dengan memberikan sentuhan-sentuhan yang bersifat personal, khas penyewa rumah. Lantas, apakah hal-hal yang perlu kamu perhatikan sebelum renovasi rumah sewa?.

Tidak Mengecat Ruangan Secara Berlebihan

Mengganti warna cat dinding biasanya masih diperbolehkan oleh pemilik rumah, tapi bukan berarti kamu dapat merubah seluruh tampilan dinding di penjuru rumah sewa. Konfirmasi terlebih dahulu kepada pemilik rumah ruangan apa saja yang boleh dipoles dengan warna lain.

Pemilik rumah pun biasanya menganjurkan warna-warna tertentu agar tidak mengubah tampilan rumah secara drastis. Jika kamu merasa perubahan warna cat dinding belum maksimal, kamu dapat menggunakan removable wallpaper tembok untuk menciptakan perubahan suasana di ruangan rumah sewa.

Hindari Renovasi Besar-Besaran

Perombakan pada bentuk bangunan termasuk renovasi besar pada rumah. Pun demikian, beberapa pemilik rumah juga sangat keberatan dengan perubahan besar yang disebabkan oleh tindakan kecil seperti memaku tembok. Mungkin kamu diperbolehkan melakukannya, namun jangan sampai merusak struktur atau tampilan tembok rumah sewa.

Misalkan ketika kamu memutuskan untuk memasang kipas angin gantung pada plafon rumah sewa, jangan sampai membuat pemilik mengeluarkan biaya lebih untuk menutupi kerusakan plafon saat kipas tersebut dipindahkan.

Menjaga Perabotan Yang Ada Di Rumah Sewa

Selain memanfaatkan furnitur dan peralatan rumah tangga yang ditinggalkan pemilik rumah sewa, sudah selayaknya untuk kamu menjaga kondisi dan fungsi dari perabot tersebut.

Beberapa pemilik rumah sewa sengaja menjadikannya sebagai bagian dari fasilitas rumah yang disewakan. Jika terdapat kerusakan pada furnitur dan perangkat dalam rumah, kamu perlu melaporkannya terlebih dahulu kepada pemilik rumah. Jangan sampai kamu dimintai ganti rugi atas kerusakan yang bukan merupakan kesalahanmu.

Jangan Membiarkan Taman Tidak Terawat

Apabila terdapat ruang terbuka hijau di sekitar rumah sewa, maka sudah menjadi kewajiban bagi kamu untuk merawatnya. Keberadaan ruang terbuka hijau dapat menjadi nilai tambah ekonomi bagi rumah sewa tersebut, oleh karena itu area ini merupakan bagian penting dari segi arsitektur hunian.

Tidak ada salahnya untuk menyempatkan waktu merawat area ini karena kamu juga dapat merasakan manfaat dari taman atau tanaman hias yang ditinggalkan oleh pemilik rumah secara langsung. Tanaman hias dapat menjernihkan udara di sekitar ruangan sekaligus menghadirkan suasana sejuk di sekitar rumah sewa.

Mengganti Peralatan Yang Rusak Di Rumah Sewa

Terdapat beberapa elemen di dalam rumah sewa yang perlu langsung diperbaiki seperti lampu yang padam, rusaknya engsel dan kenop pada pintu dan kabinet, begitupun juga dengan sistem saniter dan perlengkapan kamar mandi. Jangan ragu untuk mengganti peralatan yang rusak dengan produk berkualitas terbaik karena bisa saja kamu akan memperpanjang masa sewa, dan menetap di rumah sewa lebih lama.

Sebaiknya, setiap perbaikan ataupun perombakan yang  kamu lakukan di rumah sewa sebaiknya telah disetujui oleh pemilik rumah. Kalaupun kamu perlu melakukan renovasi yang bersifat mendesak, perhatikan kembali perjanjian sewa yang telah disepakati. Apabila berpotensi melanggar perjanjian kerja, ada baiknya menunda dahulu renovasi pada rumah sewa sampai mendapat konfirmasi dari pemilik rumah.

10 comments

  1. Kalau renovasi rumah biasanya mendekati lebaran😂 ganti cat atau perbaiki yg bocor2😂

    ReplyDelete
  2. Iyap kadang klo Kita ngerawat rumah sewa klo jor2an rada sayang krn bukan rmh sendiri,, to Jen ditinggalin wajib kykny merawat

    ReplyDelete
  3. Kadang kalau sewa yang nyewa lupa untuk memperbaiki apa-apa saja yang rusak, katanya itu tanggung jawab yang punya rumah, adehhhhhhhhhhhhhhhhhh

    ReplyDelete
  4. Makasi remindernya ka .ini ada beberapa sudut sofa gopel karena kucing

    ReplyDelete
  5. Nah bener banget tips ini dibutukan banget buat temen2 yang mau renov ya Kak
    soalnya temenku renovasi jauh di luar dugaan habisnya. Awalnya ngiranya abis dikit pas udah jadi dia abis banyak.

    ReplyDelete
  6. Jadi tips ini berguna banget dong kalau untuk renovasi rumah memang harus diperhitungkan ya biar tidak over budget ya

    ReplyDelete
  7. Betul sekali, namanya rumah sewa yang istilahnya bukan milik pribadi harus ada persetujuan dengan pemilik. Biar sama2 enak bagi kedua belah pihak

    ReplyDelete
  8. Aku menempati rumah sewa begitu masuk, ampun deh. Banyak titik lampu mati, air gak nyala, jadi deh ganti benerin padahal baru masuk

    ReplyDelete
  9. Iya banget ya kalau rumah sewa perlu dijaga. Dulu kami juga hati-hati banget jagain rewa sewa, bahkan renovasi bikin atapnya pas ada angin badai di rumah sewa Padang.

    ReplyDelete
  10. Kalau misalnya ada kejadian, pas sewa rumah...orangnya bilang "Hanya untuk rumah tinggal, Pak..."

    Namun nyatanya, pas beberapa tahun kemudian, tanpa ijin...sang penyewa merubah rumah sewaan jadi pabrik roti home made gitu.

    Jadi gimana minta ganti-ruginya yaa...?
    Kan ga sesuai akad tuh..

    ReplyDelete