Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

yes

Featured Slider Styles

[Boxedwidth]

Display Trending Posts

yes

Display Instagram Footer

No

Dark or Light Style

Perhatikan Hal Ini Sebelum Menggunakan Roof Box Di Mobil Kamu



Banyak pemilik kendaraan yang memasang roof box di mobil untuk meletakkan barang bawaan tambahan yang dinilai mengurangi space kabin mobil. Alat ini dianggap perlu lantaran membuat kelapangan kabin tidak terganggu, serta tampilan kendaraan tetap maksimal.

Akan tetapi, tahu gak sih ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum mobil Kamu dipasangi roof box. Bagaimana pun juga, komponen ini bukanlah bagian yang terintegrasi dari kendaraan pada umumnya. Jika salah atau error sedikit saja, bukan tidak mungkin malah dapat mengganggu kenyamanan berkendara Kamu. Berikut cara menggunakan roof box yang benar.

Pemasangan Roof Box Harus Tepat

Ada beberapa jenis mobil yang memang dirancang untuk penggunaan roof box. Cirinya bisa dilihat dari tersedianya roof rail bawaan di atap, seperti yang terdapat di varian : Toyota Rush, Datsun Cross, Mitsubishi Outlander Sport dan lain-lain. Roof rail digunakan sebagai dudukan untuk memasang cross bar, kemudian roof box diletakkan di atasnya.

Bagaimana jika tidak punya roof rail? Kamu tetap bisa memasang roof box koq bray. Cross bar dijepitkan langsung ke pintu bagian atas, lalu roof box diletakkan di atasnya. Hanya saja cara ini cukup beresiko sebetulnya, bahkan bisa membuat rangka mobil bengkok dan kebocoran di area pintu. Bila terpaksa harus memasang roof box, sebaiknya lakukan di tempat-tempat yang terpercaya. Pastikan juga cross bar dan roof box yang digunakan berkualitas serta pemasangannya tepat.


Haramkan Barang Berat

Pastikan untuk tidak sembarangan menaruh atau menyimpan barang di roof box. Sebaiknya barang yang paling berat jangan diletakkan di sana. Di dalam kabin tetap tempat yang teraman. Hal ini dilakukan untuk menghindari gejala limbung berlebih ketika bermanuver. Prinsipnya semakin berat beban dekat dengan dasar kendaraan, maka mobil akan tetap stabil.

Cara menyimpan barang ke roof box juga harus diperhatikan, harus padat dan penuh barang. Jangan biarkan ada ruang kosong yang menganga lebar. Dikhawatirkan ketika bermanuver, barang bawaan Kamu bergeser sehingga mengganggu kestabilan mobil. Bila ini terjadi, tentu menjadikan perjalanan tidak nyaman. Puncaknya bahkan bisa menyebabkan potensi kecelakaan.

Kontrol Kecepatan Maksimal Mobil

Sadarlah bahwa roof box mempengaruhi aerodinamika mobil. Bila aksesori itu terpasang, maka berkendaralah dengan wajar dan stabil. Jangan terlalu terburu-buru atau melaju dengan kecepatan maksimal. Disarankan untuk berkendara maksimal 60 km/jam. Adanya beban di atas mobil menyebabkan mobil berpotensi mengalami bouncing dan rolling,
QuickEdit

You Might Also Like

No comments

Post a Comment

[name=Peri Hardiansyah] [img=https://res.cloudinary.com/lifebrown/image/upload/c_scale,w_124/v1571153934/IMG_20180201_062319_bban7e.jpg] [description=Enjoy Reading. Semoga Bermanfaat.] (facebook=https://www.facebook.com/peri.hardiansyah.3557) (twitter=https://twitter.com/PeriHardian) (instagram=https://www.instagram.com/perihardiansyah/)