Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

yes

Featured Slider Styles

[Boxedwidth]

Display Trending Posts

yes

Display Instagram Footer

No

Dark or Light Style

Cara Mengendarai Mobil Baru Kamu


Mobil Baru

Kini akhirnya Kamu telah mendapatkan mobil impian Kamu. Mobil langsung dikirim dari showroom dan yang Kamu inginkan saat ini adalah mengambil kuncinya, menginjak pedal logamnya, melepaskan gearhead Kamu, dan mulai membakar karet rodanya di jalan, menembus angin dan menghempaskan bahan bakarnya.

Tetapi tunggu, apakah ini yang seharusnya dilakukan? Apakah Kamu telah mempertimbangkan mengapa pabrikan otomotif menyarankan untuk menggunakannya dengan lembut pada beberapa minggu pertama? Inilah yang disebut sebagai periode running-in, pada masa ini Kamu memberikan waktu bagi mesin dan suku cadangnya untuk menyesuaikan dan memberikan kinerjanya dengan kemampuan terbaik. Mungkin Kamu menganggap kami kolot, namun kami di CarBay sangat menyarankan Kamu untuk bersantai sedikit selama periode running-in ini untuk memastikan kinerja mobil yang sempurna, tanpa cacat dan dapat mendampingi Kamu dalam waktu yang lama.

Bagian mesin mobil baru Kamu membutuhkan waktu untuk menyesuaikan dengan pengendaraan hari demi hari untuk mencapai pengaturan kinerja pengendaraan pabrik yang optimal. Waktu yang dibutuhkan atau jarak pengendaraan untuk menyesuaikan mesin mobil Kamu agar dapat berjalan sempurna disebut sebagai periode running-in. Bila hal ini dilakukan dengan benar, maka akan memperpanjang usia ketahanan mesin Kamu. 

Selama masa run-in, cincin piston akan mengikat untuk memastikan bearing dan silinder, kedua-duanya berfungsi dengan semestinya. Tidak hanya mesin, rem dan roda pun membutuhkan waktu penyesuaian. Kinerja jangka-panjang, efisiensi dan daya tahan mobil Kamu sangat bergantung pada cara Kamu memperlakukan mobil tersebut pada 1500 hingga 2000 km pertama. Bagaimana cara mengendarai mobil baru?. Yuk simak caranya dibawah ini:

Atur Kecepatan

Bagi para pemula, disarankan untuk tidak melebih batas kecepatan dan angka RPM yang telah ditentukan pabrik. Kamu dapat dengan mudah menemukan acuan tersebut di buku panduan mobil Kamu. Batasan kecepatan dan RPM masing-masing mobil bervariasi tergantung pada mesinnya, dan Kamu dapat menemukannya pada panduan mobil.

Biasanya untuk mesin bensin, pabrikan membatasi RPM pada angka 2.500 untuk 1.000 km pertama dan setelah itu, membatasi RPM 3.000 hingga kilometer 1.500 dan selanjutnya meningkat hingga maksimal kilometer 2.500. sedangkan untuk mesin diesel, RPM yang dibatasi adalah sekitar 2.200 untuk 1000 km pertama. Selanjutnya, Kamu dapat meningkatkan batasan hingga RPM 2.500 – 2.800 hingga kilometer 1.500. Kemudian secara bertahap dapat ditingkatkan hingga maksimal di kilometer 2.500.

Coba Berkendara Di Berbagai Kondisi Lalu Lintas

Jika Kamu berpikir bahwa Kamu memiliki ide bagus dengan mencobanya mengendarai untuk berwisata melewati jalan bebas hambatan yang jauh selama proses run-in, perlu kami tegaskan kembali – ini bukanlah ide yang bagus. Selama periode ini akan lebih baik bila Kamu dapat mengendarai mobil baru Kamu pada berbagai variasi jalan, mulai dari jalan bebas hambatan hingga jalanan kota yang padat lalu lintasnya. Hal ini perlu dilakukan untuk menyesuaikan mobil Kamu terhadap rentang RPMnya, karenanya kami menyarankan Kamu untuk mengendarainya dalam beragam kondisi lalu lintas.

Lakukan Pergantian Oli Mesin Mobil

Anda mungkin juga ingin mengikuti aturan pabrik mengenai penggantian oli, namun kami juga menyarankan untuk mengganti oli mesin setelah 1000 Km pertama, karena mungkin beberapa metal silver dari mesin baru menyerap oli, sehingga mungkin dapat menyumbat filter oli. Baru setelah itu,  Kamu dapat mengikuti saran penggantian oli sesuai interval pabrik. Selain itu, jangan memilih oli sintetis sebelum mencapat 10.000 Km, karena sifat pelumasan canggih yang dimiliki oli sintetis dapat memperlambat proses run-in.

Kontrol Transmisi, Gas, Rem

Selama proses run-in hindarilah pengereman mendadak dan penekanan gas secara drastis. Bila ingin berpindah persneling, perhalus dengan menggunakan transmisi. Kuncinya adalah mengendarai mobil Kamu dengan halus, dengan kecepatan rendah segera setelah starter, sehingga Kamu tidak terlalu membebani untuk pemanasan mesinnya, namun cukup ramah bagi mesin tersebut.

Hindari Menambah Beban Berat Pada Mobil

Instruksi lainnya adalah membebaskan mobil Kamu dari beban yang tidak perlu. Beban yang berlebihan akan meningkatkan tekanan mesin, dan menyebabkan pemakaian tidak merata. Jaga mobil anda untuk tetap ringan, hindari koper-koper berat, setidaknya selama periode run-in.

Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana tersebut, Kamu dapat meyakinkan mesin mobil Kamu dapat mencapai kinerja maksimal dan mendapatkan kondisi tahan lama. Hal ini akan memaksimalkan kekuatan mobil, lebih menghemat konsumsi bahan bakar dan memperpanjang usia mesin. Banyak mobil baru dirancang untuk meminimalisir kerusakan dengan melakukan perawatan selama running-in, dan mesin-mesin ini dapat bekerja lebih baik berkat perlakuan yang tepat selama periode run-in.
QuickEdit

You Might Also Like

No comments

Post a Comment

[name=Peri Hardiansyah] [img=https://res.cloudinary.com/lifebrown/image/upload/c_scale,w_122/v1571153934/IMG_20180201_062319_bban7e.jpg] [description=Enjoy Reading. Semoga Bermanfaat.] (facebook=https://www.facebook.com/peri.hardiansyah.3557) (twitter=https://twitter.com/PeriHardian) (instagram=https://www.instagram.com/perihardiansyah/)