Theme Layout

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

yes

Featured Slider Styles

[Boxedwidth]

Display Trending Posts

yes

Display Instagram Footer

No

Dark or Light Style

Cara Mudah Menanggulangi Modus Kejahatan Perbankan



Dibalik segara fitur kenyaman yang ditawarkan oleh pihak perbankan, ternyata masih ada saja beberapa pihak yang berniat buruk untuk eksploitasi data nasabah dengan berbagai tujuan lho bray. Bisa jadi untuk penipuan, pencurian, bahkan tidak mungkin prank.

Ngeri kan?. Makanya, kata emak dulu, sedia payung sebelum hujan. Minimal, kita harus tau dulu cara gimana untuk jaga keamanan data pribadi agar tidak diselewengkan oleh orang-orang yang enggak bertanggung jawab bray. Cari tahu yuk gimana caranya meningkatkan keamanan bertransaksi, dan langsung action agar data kita tetap aman dan kenyamanan transaksi kita tetap terjaga.

JANGAN SEMBARANGAN SHARE DATA PRIBADI KE SOSMED

Terlihat sederhana, namun inilah inti dari cara menjaga keamanan bertransaksi Kamu bray. Ingat, hanya share ke orang yang benar-benar kamu percayai atau petugas resmi pihak bank saja. Pencurian data zaman now itu "mudah banget", dengan berjuta modus dan rayuan, tak sedikit orang yang tertipu hingga berujung hilanglah uangnya, bahkan data-data tersebut dipakai untuk menipu target-target selanjutnya.

Secara umum, sata yang tidak boleh sembarangan Kamu share ke sosmed adalah:
  • Tanggal Lahir
  • Nama Ibu Kandung
  • Nomor Rekening Tabungan
  • Nomor Kartu ATM
  • Nomor Kartu Kredit
  • Nomor Ponsel/HP

DATA APA LAGI YANG TIDAK BOLEH DI SHARE KE ORANG LAIN?

1. CVV (Card Verification Value)

CVV juga dikenal dengan CVC (Card Verification Code) merupakan kode yang berupa kombinasi angka unik yang terdiri dari 3 angka terakhir yang berada di bagian belakang kartu kredit atau kartu debit/ATM Kamu.  

2. OTP (One Time Password)

OTP merupakan password khusus yang dikirimkan oleh E-Commerce atau pihak bank melalui SMS atau Email Kamu. Biasanya, OTp ditujukan khusus untuk memberikan kuasa kepada pihak terkait untuk mendebit uang dari rekening atau memotong pulsa Kamu.

3. PIN (Personal Identification Number)

PIN merupakan kombinasi angka unik yang digunakan khusus untuk mengakses masuk ke rekening Kamu. Biasanya terdiri dari kombinasi unik 6 angka.

CARA MENGENALI PELAKU KEJAHATAN PERBANKAN

Pada umumnya, beberapa pelaku kejahatan melakukan modusnya via sms, email, telpon, bahkan tidak jarang langsung modus ke ATM. Terus, gimana cara mengenalinya?.
  1. Pelaku biasanya menanyakan berapa saldo rekening kita.
  2. Pelaku biasanya menanyakan berapa PIN kita.
  3. Pelaku biasanya meminta transaksi pembayaran dengan mendesak.
Jika ada indikasi di atas yang terjadi, iyes!. Bisa dipastikan dia adalah pelaku kejahatan perbankan, jangan ragu untuk menghentikan komunikasi, atau laporkan ke pihak bank atau pihak yang berwajib.
QuickEdit

You Might Also Like

No comments

Post a Comment

[name=Peri Hardiansyah] [img=https://res.cloudinary.com/lifebrown/image/upload/c_scale,w_124/v1571153934/IMG_20180201_062319_bban7e.jpg] [description=Enjoy Reading. Semoga Bermanfaat.] (facebook=https://www.facebook.com/peri.hardiansyah.3557) (twitter=https://twitter.com/PeriHardian) (instagram=https://www.instagram.com/perihardiansyah/)